Gaza Tidak Mati Sia-sia

Ditengah turbulensi serangan Israel ke Gaza, kita perlu mencermati dimanakah “eye of the storm” yang sesungguhnya akan terjadi. Kehebohan internasional atas tragedi kemanusiaan yang menimpa Palestina sesungguhnya mengancam Operasi besar Israel – Amerika untuk menyerang reaktor Nuklir Iran pada pertengahan 2009. Padahal Angkatan Udara Israel telah merancang operasi ini jauh-jauh hari dengan mengirim 100 pesawat F-16 dan F-15 ke pangkalan NATO di Yunani. Kasarnya, mereka tinggal menunggu lampu hijau dari Washington untuk terbang ke Iran. Di Israel alarm S.O.S sudah menjerit-jerit bukan karena roket Hamas, tapi karena perkembangan instalasi Nuklir Iran yang kini dilindungi sistem rudal S-300 Gargoyle dari Rusia.


Ada apa dengan ketakutan Israel dan NATO pada S-300 Gargoyle? benda ini disebut “the most sophisticated long-range air defense system” (sistem pertahanan udara jarak jauh paling mutakhir) buatan Rusia. Rudal Patriot buatan Amerika, masih kalah jauh dengan sistem rudal ini (jangkauan patriot 80 km). S-300 atau dalam kode NATO dinamai SA-20 Gargoyle merupakan platform pertahanan udara semi mobile, yang mampu mencegat(intercept) 100 target udara (baik pesawat maupun rudal balistik) secara simultan, dan melakukan eksekusi 12 target dengan interval 3 detik terhadap setiap objek, dalam radius 150 km dan ketinggian 27.000 meter, dan kemampuan Jamming Radar sangat kuat. Artinya, serangan atas wilayah udara Iran adalah mustahil, jika ada S-300 Gargoyle didaratan Iran. Pilot Israel akan berpikir seribu kali untuk menari-nari diangkasa Iran, seperti yang mereka tontonkan di Gaza.


Sejak September 2008 sebenarnya diplomat Israel dan Terakhir PM Ehud Olmert datang langsung menemui Kremlin untuk mencegah Rusia menjual rudal ini ke Iran. Amerika pun melakukan diplomasi serupa. Namun eskalasi konflik diperbatasan Eropa dan Timur Tengah memaksa Rusia melakukan manuver memperkuat lawan-lawan potensial NATO dan AS. Penetrasi Amerika terhadap konflik Ukraina, penempatan rudal NATO di Polandia dan Czech Rep. semakin membuat Rusia bernafsu untuk membantu Iran menyelesaikan proyek nuklir dan S-300 nya. Proyek sangat rahasia ini akan memberi keuntungan bagi kedua belah pihak Rusia dan Iran. Bagi Rusia, kehadiran Iran sangat strategis untuk mencegah meluasnya dominasi Israel dan Amerika di Timur Tengah dan dapat menjadi pangkalan pencegat bagi operasi NATO yang dilancarkan lewat laut Tengah ke Rusia. Sementara bagi Iran, persenjataan Rusia dapat melindungi Iran dari sasaran empuk sekutu Israel dan mewujudkan Iran sebagai super-power Timur Tengah.

Dalam berbagai forum baik Rusia maupun Iran memang menyangkal mengembangkan senjata nuklir, namun kekuatiran Israel dan Amerika bukan dibuat-buat, karena Iran telah memamerkan uji coba roket balistik mereka Shahab-3 yang mencapai radius 1.500 km (Tel-aviv dalam jangkauan ini) dan Shahab-4 dan 5 yang mampu menjangkau Eropa Barat. Israel membayangkan jika rudal tersebut berhulu ledak nuklir, kiamat bagi Israel. Ini bukanlah Irak tahun 1981, dimana Israel mampu membom fasilitas reaktor nuklir Irak. Dilain pihak Irak mengembangkan Scud/Al-Hussain yang mampu ditangkis oleh Patriot. Tapi kemunculan roket Shahab ini sungguh spektakuler pada saat 10 hari latihan perang mulai 2 November 2006, dilengkapi 5 cluster hulu ledak masing-masing 280 kg bom yang bisa berpencar dari ketinggian dan mengenai target berbeda. Yang ditakutkan NATO adalah ketinggian sebar hulu ledaknya yang belum diketahui, jika dekat dengan permukaan bumi, mungkin masih bisa ditangkis oleh Patriot sebelum hulu ledak lepas dari roket, tapi jika hulu ledaknya lepas di ketinggian 30.000 kaki, maka ucapkan selamat tinggal pada peta Israel.


Secara diam-diam memang Iran diduga terlibat dalam penguatan kelompok-kelompok ekstrim seperti Hizbullah dan Hamas dengan mensuplai senjata roket dan uang. Bagi Iran, Hamas dan Hizbullah adalah kartu as, makanya Iran enggan terpancing dalam konflik Gaza, Hamas dan Hizbullah berperan dalam menghabiskan stamina Israel dan mengalihkan perhatian Israel, dan dalam skenario jangka panjang akan tetap dibantu secara underground. Konflik Gaza bila dilihat dari segi politis adalah sebuah skenario jenius Iran dan sekutunya, sehingga Israel dan Amerika kini dalam posisi terpojok, dan tidak mungkin sempat untuk memainkan kartunya guna menyerang Iran. Mata seluruh dunia sedang mengarah ke Israel, sebagai agressor dan pelanggar HAM, tentu saja pihak Tel Aviv sedang berpikir sangat panjang dan keras untuk menyelamatkan mukanya. Sementara Iran dan Rusia dengan Tenang pada tanggal 21 Desember 2008 melakukan transaksi jual beli S-300 gargoyle yang menurut informasi intelijen NATO diselundupkan via Kroasia dan Suriah menuju gudang kementerian Pertahanan di Teheran. Dengan masuknya sistem rudal ini, maka para Insinyur Iran dan Rusia berada dalam situasi aman di instalasi-instalasi nuklir.

Perang di Gaza adalah perang penuh trik dan jebakan, demikian dikatakan aljazeera dalam situsnya, jangankan Iran dan negara Arab, Hamas sendiripun tidak mau terpancing dalam perang terbuka dengan Israel, sehingga terlihat Hamas tidak all-out untuk maju ke front, mereka cenderung menyimpan tenaga untuk counter-ofensif pasca kemelut selesai. Israel menyerang secara random ke penduduk sipil karena kalap Hamas tidak memakan umpan mereka, sehingga mereka memancing keluarnya pejuang Hamas yang tak tega melihat keluarganya dibantai. Diluar dugaan ternyata Hamas, Iran dan liga Arab sejauh ini bisa menahan diri dengan baik, Israel telah mengeluarkan kartu mereka dan melongo, sementara Hamas dan Iran bisa membanting kartu mereka nanti pada saat negosiasi dengan Obama.

Ada kesan bahwa kaum sipil yang tewas merupakan tumbal mempertahankan Gaza, namun sebenarnya mereka tidak mati sia-sia, karena pertaruhan yang jauh lebih besar adalah stabilitas permanen kawasan timur tengah, dengan mempercepat program nuklir Iran, maka Israel dalam bahaya serius. Memang terkesan bukan solusi damai humanis, namun hanya sedikit orang yang menyadari bahwa stabilitas dunia selama ini hanya dengan mengerem laju mesin perang Amerika dan NATO. Negara-negara yang secara ideologi berseberangan dengan Amerika, dapat bertahan hidup dengan memiliki senjata Nuklir, contohnya Rusia, Cina, Korea Utara, Pakistan. Pada negara-negara tersebut Amerika tidak berani menggonggong. Oleh karena itu wajib hukumnya Iran memiliki nuklir, karena akan jadi satu-satunya negara Islam yang merdeka dari penetrasi Amerika serta paling superior dikawasan timur tengah. Diplomasi, hanya omong kosong! karena Amerika mengendalikan Media Massa dan PBB, mereka punya standar ganda dan memelintir semua informasi seenak perut mereka, jadi sebaiknya kita berhenti meratap dan mengasihani diri sendiri, sebaiknya kita berdoa program nuklir Iran berhasil dengan cepat, hanya itu solusinya! Iran pasti tidak akan tinggal diam, percayalah, hanya mereka lawan tanding yang pantas untuk Israel! They gonna pay for this! i’ve swear it! (menurut saya dan mungkin Ahmadinejad)
Klip video berikut menjelaskan kekuatan Iran:




Advertisements

10 responses to “Gaza Tidak Mati Sia-sia

  1. jazzz….
    kunjungannnya…

    yes I’m agree…
    Penduduk gaza tak mati sia2, mereka bakal dapatkan balasan yang lebih baik dihadapan Robb mereka….

    amien

  2. Segala penjajahan diatas dunia harus dihapuskan…

  3. Instrumen Musik di klip-nya ok…
    Eh… Tapi kok Iran diam saja

  4. penjajahan modern..

  5. Allahu Akbar…. Tuhan selalu bersama orang-orang yang sabar dan beriman…

  6. Waduh…. Pantes lemot buka halamannya…. Ternyata…..

  7. jayakusumantri

    mantap…. serang aja tuh israel

  8. irn wjb pny nklr

  9. iNSYA ALLAH masuk surga…saudaraku digaza semoga mereka sabar atas semua,amin

    buka web sy http://www.e-miracle01.tk atau http://www.01syariah.tk

    Sungguh dibalik kesulitan ada kemudahan

  10. Pingback: Marlons » Blog Archive » gambar gambar untuk nuklir iran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s